Bicara yang baik atau diam

Banyak orang yang dijerat hukum karena ucapan dan tulisannya di media massa atau mediasosial. Seorang mukmin hendaklah menjaga dirinya, jika takut berkata buruk, diam lebih baik. Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَ اليَوْمِ الآخِرِ فَاليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam” (HR Bukhori, Muslim, Ibnu Majah dan Ahmad)

Meskipun interaksi di media massa tidak berlangsung secara tatap muka, namun etika tidak boleh terlewatkan, yaitu dengan memberikan informasi jujur dan bukan bohong (hoax), tidak menghina, tidak menebar kebencian dan tidak mengadu domba. Masyarakat juga dituntut untuk mencerna informasi dengan baik, karena yang kita butuhkan bukan hanya ponsel pintar, tetapi juga pintar mencerna informasi.