Berikan Satu Waktu untuk Hidup Bersama Keluarga

Majalahnabawi.com – Tulisan ini berawal dari pesan yang sangat dalam dari Ustaz Ahmad Ubaidy Hasbillah ketika menjelaskan suatu hadis Nabi Muhammad Saw. Hal ini yang membuat saya harus menuliskan apa yang beliau sampaikan, agar diingat selalu oleh kita sebagai santri dan pelajar hadis Nabi Saw. Dalam hadis yang mulia, baginda Nabi Muhammad Saw bersabda:

أَخْبَرَنِي زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ قَالَ أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ شَبَبَةٌ مُتَقَارِبُونَ فَأَقَمْنَا عِنْدَهُ عِشْرِينَ لَيْلَةً وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَحِيمًا رَفِيقًا فَظَنَّ أَنَّا قَدْ اشْتَقْنَا إِلَى أَهْلِنَا فَسَأَلَنَا عَمَّنْ تَرَكْنَاهُ مِنْ أَهْلِنَا فَأَخْبَرْنَاهُ فَقَالَ ارْجِعُوا إِلَى أَهْلِيكُمْ فَأَقِيمُوا عِنْدَهُمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَمُرُوهُمْ إِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ

Hikmah yang Terkandung

Dalam hadis tersebut kita dapat mengambil beberapa pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat:

Pertama: Rasulullah Saw memiliki sifat “Rahiman Rafiqan” (sangat penyayang dan sangat lembut). Oleh karena itu, seseorang yang pernah menjumpai Rasulullah pasti memiliki kenangan tersendiri sebagaimana Sayyidah Aisyah yang menyebut bahwa akhlak Nabi Muhammad Saw ialah seperti Al-Quran.

Kedua: Rasulullah Saw memiliki sikap kemanusiaan juga terhadap sahabatnya. Suatu ketika ada sahabatnya yang rindu terhadap keluarganya dan Nabi pun memerintahkan kepada mereka untuk pulang. Dan, di samping pulang, mereka pun dituntut untuk mengajari keluarga mereka bagaimana ibadah yang telah Nabi ajarkan kepadanya.

Ketiga: dalam hadis tersebut seorang imam dalam salat dapat dilihat dari dua aspek:

a. Mereka yang paling tua dalam segi usia, dalam hal ini seorang bapaklah yang tepat untuk menjadi imam salat. Redaksi hadisnya:

وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ

b. Mereka yang paling banyak hafalan Al-Qurannya, dan hal ini yang membuat para santri yang pulang dari pesantren biasanya langsung disuruh jadi imam salat oleh keluarganya maupun oleh masyarakat. Redaksi hadisnya ialah terletak pada hadis setelahnya:

وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْثَرُكُمْ قُرْآنًا

Dan, tulisan ini berawal dari nasihat Ustaz Ubaid yang berbunyi:

إصنع وقتا واحدة أن يصلي مع عسرتك

“Berikanlah satu waktu untuk salat bersama keluargamu”

Dalam hal ini pula, biasanya “tarbiyatul awlad” (pembelajaran anak) dapat dipahami dengan mudah oleh anak-anak mereka. Kekompakan pun akan semakin erat dengan memperbanyak salat berjamaah di rumah.

Similar Posts