Connect with us
Klik di sini

Menelaah Kembali Hadis-Hadis Larangan “Isbal”

@alvinnurch/Nabawi

Telaah Hadis

Menelaah Kembali Hadis-Hadis Larangan “Isbal”

Dalam beberapa riwayat yang lain, menjelaskan bahwa konsekuensi neraka tersebut adalah bagi orang-orang yang sombong. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari melalui Ibnu Umar:

لا ينظر الله يوم القيامة إلى من جر ثوبه خيلاء

Allah tidak akan melihat (merahmati) orang yang menyeret kainnya karena sombong. (H.R al-Bukhari)

Dalam riwayat lain juga dijelaskan bahwa nabi membiarkan Abu Bakar menyeret kainnya:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ لَمْ يَنْظُرْ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ إِنَّ أَحَدَ شِقَّيْ ثَوْبِي يَسْتَرْخِي إِلَّا أَنْ أَتَعَاهَدَ ذَلِكَ مِنْهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكَ لَسْتَ تَصْنَعُ ذَلِكَ خُيَلَاءَ

Rasulullah SAW bersabda: Siapa yang menyeret kainnya karena sombong, maka Allah tidak akan melihat (merahmati)-nya. Kemudian Abu Bakar bertanya: Wahai Rasulullah, susungguhnya bagian dari kainku menjulur. Kecuali aku harus terus menjaganya agar tidak menjulur. Rasulullah bersabda: Kamu tidak termasuk orang yang melakukannya dengan sombong. (H.R al-Bukhari)

Dari hadis di atas, Abu Bakar dibiarkan oleh Rasulullah SAW menjulurkan kainnya karena Abu Bakar tidak termasuk orang yang sombong. Menurut Ibnu Hajar dalam Fathul Bari-Nya, Abu bakar selalu menjulurkan kainnya karena badanya yang kurus. Sehingga kain tersebut menjulur sendiri tanpa diinginkan oleh Abu Bakar. Bahkan al-Bukhari secara khusus membuat bab tersendiri yang menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “menjulurkan kainnya” adalah karena sombong. Bab tersebut diberi judul oleh al-Bukhari dengan “Bab Man Jarra Tsaubahu Khuyalaa’a”.

Related Post

Continue Reading
Klik di sini

Mahasantri Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences

1 Comment

1 Comment

  1. fajar

    15/04/2017 at 3:10 am

    Sepakat ?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Telaah Hadis

Klik di sini
Klik di sini

Sering Dibaca

Topik

Arsip

To Top