Connect with us
Klik di sini

Menimbang Hadis-Hadis Bulan Rajab

@alvinnurch/Nabawi

Telaah Hadis

Menimbang Hadis-Hadis Bulan Rajab

Ada Hadis Lain

Memang ada beberapa riwayat lain yang memiliki kemiripan redaksi dengan Hadis tersebut. Misalnya adalah Hadis riwayat al-Thabrânî sebagai berikut;

رَجَبُ شَهْرٌ عَظِيْمٌ يُضَاعِفُ اللهُ فِيْهِ الْحَسَنَاتِ فَمَنْ صَامَ يَوْمًا مِنْ رَجَبَ فَكَأَنَّمَا صَامَ سَنَةً وَمَنْ صَامَ مِنْهُ سَبْعَةَ أَيَّامٍ غُلِقَتْ عَنْهُ سَبْعَةُ أَبْوَابِ جَهَنَّمَ وَمَنْ صَامَ مِنْهُ ثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ وَمَنْ صَامَ مِنْهُ عَشْرَةَ أَيَّامٍ لَمْ يَسْأَلِ اللهُ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَمَنْ صَامَ مِنْهُ خَمْسَةَ عَشَرَ يَوْمًا نَادَى مُنَادٍ فِي السَّمَاءِ : قَدْ غُفِرَ لَكَ مَا مَضَى فَاسْتَأْنَفَ الْعَمَلُ

“Rajab adalah bulan yang bulan agung, Allah melipatganndakan di dalamnya dengan banyak kebaikan. Siapa yang berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia seolah berpuasa satu tahun. Siapa yang berpuasa tujuh hari, maka ditutup tujuh pintu neraka baginya. Siapa yang berpuasa delapan hari, dibukakan delapan pintu surga baginya. Barangsiapa berpuasa sepluh hari, maka segala sesuatu yang diminta, Allah akan berikan kepadanya. Siapa yang berpuasa 15 hari, seruan Allah kepadanya; sungguh Allah telah mengampuni dosamu berlalu. Maka mulailah untuk mengerjakannya.”

Hadis ini diriwayatkan al-Thabrânî dalam al-Mu’jam al-Kabîr. Riwayat lain yang mirip dengan Hadis riwayat al-Thabrânî ini diriwayatkan al-Baihaqî dalam Fadhâ’il al-Auqât dan Syu’ab al-Ĭmân, Ibn ‘Asâkir dalam Târîkh Dimasyq, dan al-Khâtib al-Baghdâdî dalam Târîkh Baghdâd. Bahkan menurut Ibn Hajar dalam Tabyîn al-‘Ajâb, Abdul Aziz al-Kattânâ dalam kitab Fadhl Râjab juga meriwayatkan Hadis yang redaksinya mirip dengan Hadis tersebut.

Akan tetapi sayangnya Hadis riwayat al-Thabrânî tersebut tidak bisa memperkuat Hadis di atas, sebab kualitas Hadis tersebut matrûk seperti disampaikan al-Haitsamî dalam kitabnya Majma’ al-Zawâ’id wa Manba’ al-Fawâ’id. Adapun penyebabnya adalah dikarenakan seorang rawi bernama Abdul Ghafûr bin Sa’îd yang menurut al-Haitsamî adalah matrûk. Mengenai rawi ini, Ibn Hibbân berkata; ia termasuk seorang pemalsu Hadis (min man yadha’u al-hadîts). Menurut Imam al-Bukhâri, Hadisnya matrûk. Sedangkan Ibn ‘Adî berpendapat Abdul Ghafûr dha’îf munkar al-hadîts (lemah Hadisnya mungkar). Karenanya, mengomentari Hadis tersebut, al-Dzâhabî dalam Mizân al-I’tidâl berkata; Hadis tersebut palsu dan sanadnya tidak jelas (hadza bâthil wa isnâd muzhlim).

Adapun riwayat al-Baihaqî, Ibn ‘Asâkir, al-Baghdâdî, Abdul Azîz al-Kattânî, maupun riwayat lainnya tidak dapat menguatkan Hadis di atas. Sebab semua riwayat yang terkait Hadis di atas kualitasnya sangat parah dan tidak bisa diamalkan. Oleh karena itu, al-Baihaqî dalam Syu’ab al-Ĭmân justru sangat meragukan riwayatnya sendiri, bahkan riwayat lain terkait Hadis tersebut. Keraguan al-Baihaqî ini berlandaskan pada pernyataan Imam Ahmad bin Hanbal sebagai berikut;

وَعِنْدِيْ حَدِيْثٌ آخَرُ فِي ذِكْرِ كُلِّ يَوْمٍ مِنْ رَجَبَ وَهُوَ حَدِيْثٌ مَوْضُوْعٌ لَمْ أُخْرِجْهُ

“Kami memiliki Hadis lain yang menyebutkan keutamaan setiap hari bulan Rajab. Namun itu adalah Hadis palsu yang tidak kami sampaikan.”

Maka dari itu, dapat dipastikan Hadis di atas maupun riwayat lain yang selafal dan semakna dengan Hadis di atas adalah palsu, atau sekurang-kurangnya semi palsu, dan semuanya tidak dapat diamalkan. Untuk itu, kepalsuan Hadis-hadis seperti di atas juga disampaikan Ibn al-Jauzî dalam al-Maudhû’at, al-Suyûthî dalam al-La’âli al-Mashnû’ah, Ibn ‘Arrâq al-Kannânî dalam Tanzîh al-Syarî’ah, al-Syaukânî dalam al-Fawâ’id al-Majmû’ah dan ulama lainnya. Karenanya wajar apabila jauh sebelum itu Imam Ahmad bin Hanbal menilai Hadis-hadis tersebut palsu (maudhû’), bahkan karena itu Imam Ahmad tidak mau meriwayatkannya. Wallahu a’lam.

Related Post

Continue Reading
Klik di sini
Muhammad Ali Wafa, Lc., S.S.I

Dosen di Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Telaah Hadis

Klik di sini
Klik di sini

Sering Dibaca

Topik

Arsip

To Top