Connect with us
Klik di sini

Jangan Tinggalkan Tiga Amalan ini Sebelum Tidur

Artikel Utama

Jangan Tinggalkan Tiga Amalan ini Sebelum Tidur

Banyak amalan yang diajarkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Dimana di dalamnya terdapat limpahan pahala bagi orang yang mau mengerjakannya. Namun, tidak banyak yang berupaya meluangkan waktu untuk mengetahui rahasia dibalik amalan tersebut serta mengerjakannya.

Dengan segala Kemurahan-Nya, senantiasa menawarkan beragam amalan  ringan yang dapat kita kerjakan dengan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Salah satunya adalah tiga amalan yang dapat kita lakukan sebelum tidur yang akan kita bahas kali ini.

Diriwayatkan dari Sahabat Al Barra’ bin ‘Azib r.a (w. 72 H) dia berkata: bahwasanya Nabi Saw bersabda kepadaku:

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وَضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ وَقُلْ اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَهْبَةً وَرَغْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ فَإِنْ مُتَّ مُتَّ عَلَى الْفِطْرَةِ فَاجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَقُولُ فَقُلْتُ أَسْتَذْكِرُهُنَّ وَبِرَسُولِكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ قَالَ لَا وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

Apabila kamu hendak tidur, maka berwudlulah sebagaimana kamu berwudlu untuk shalat. Setelah itu berbaringlah dengan miring ke kanan, dan ucapkanlah:

‘Ya AIlah ya Tuhanku, aku berserah diri kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dalam keadaan harap dan cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang aman dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan aku beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus’

Apabila kamu meninggal (pada malam itu) maka kamu mati dalam keadaan suci. Dan jadikan bacaan tersebut sebagai penutup ucapanmu (menjelang tidur). Maka aku berkata; Apakah saya menyebutkan; Saya beriman kepada Rasul-Mu yang telah Engkau utus? ‘ Beliau menjawab: ‘Tidak, namun saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus. (HR Bukhari)

Tiga amalan tersebut  adalah:

Pertama: Berwudu.

Berwudu dalam hal ini sebagaimana wudu yang kita lakukan saat hendak melaksanakan sholat atau membaca Al-qur’an. Dengan wudu tersebut, jika kita meninggal pada malam itu, maka kita telah meninggal dalam keadaan suci.

Kedua: Mengatur posisi tidur.

Dalam hal ini, mengatur posisi tidur yang baik dan benar adalah dengan posisi miring ke kanan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw pada hadis sebelumnya.

Adapun manfaatnya sebagaimana disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam kitabnya Zadul Ma’ad, tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam islam agar seseorang tidak susah untuk bangun malam. Bahkan beberapa ilmuan sains modernpun telah membuktikan tentang manfaat tidur miring ke kanan. Salah satunya adalah aktivitas masuk dan keluarnya aliran darah dari jantung menjadi lebih rendah, sehingga membuat kualitas tidur kita lebih baik dibandingkan tidur dengan posisi miring ke kiri.

Ketiga: Membaca doa sebelum tidur.

Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah Saw dalam hadis diatas, merupakan salah satu doa yang pernah Nabi ajarkan pada para sahabatnya. Berikut doa hendak tidur diriwayatkan oleh Hudaifah Ra, ia berkata,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ بِاسْمِك أللهمَ أَمُوتُ وَأَحْيَا وَإِذَا قَامَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُور

Apabila Nabi Saw hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika Allahumma amutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup)’.

Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: ‘Alhamdulillahilladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya lah tempat kembali). (HR Bukhari).

Dalam hal ini, masih ada doa serta amalan lainnya yang dapat kita praktikan sebelum tidur, seperti membaca surah al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Nas dan beberapa surah lainnya. Semoga dengan melakukan sunnah ini, kita dapat diberi syafaat oleh Rasulullah Saw di akhirat kelak. Aamiin.

Wallahu a’lam bishowab.

 

Continue Reading
Klik di sini
Izatul Fariha

Mahasantri Darus Sunnah International Institute for Hadith Sciences

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Artikel Utama

To Top