‹ Kembali ke Beranda
Hadis

Keutamaan Membacakan Surah Yasin ketika Sakaratul Maut

Oleh Haddad Longgo·13 Februari 2026·61
Keutamaan Membacakan Surah Yasin ketika Sakaratul Maut

Majalahnabawi.com – Sakaratul maut merupakan fase yang paling berat bagi kehidupan manusia. Pada fase ini, kondisi fisik seseorang berada di titik terlemahnya, sehingga ia membutuhkan pendamping untuk merawat dan menenangkannya. Islam sendiri memberikan sebuah tuntutan kepada umatnya dalam menghadapi detik-detik kematian. Tujuannya agar orang tersebut dapat kembali ke pelukan Tuhan dengan baik dan husnul khatimah. Salah satu bentuk pendampingan yang di anjurkan adalah membacakan Surah Yasin kepada orang yang sedang menghadapi sakaratul maut tersebut.

Dasar Kesunnahan Membacakan Surah Yasin

Kesunnahan membaca Surah Yasin di sebutkan dalam kitab Fathul Qarib al-Mujib. Terdapat sebuah penjelasan terkait keutamaan dan anjuran membaca Surah Yasin yang berasal dari hadis riwayat Ma‘qil bin Yasār:

عَن معقل بن يسَار رضي الله عنه أَن رَسُول الله صلى الله عليه وسلم ‌قَالَ ‌قلب ‌الْقُرْآن ‌يس ‌لَا ‌يقْرؤهَا ‌رجل ‌يُرِيد ‌الله ‌وَالدَّار ‌الْآخِرَة ‌إِلَّا ‌غفر ‌الله ‌لَهُ ‌اقرؤوها ‌على مَوْتَاكُم.

Artinya: Dari Ma‘qil bin Yasar,  bahwa sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda: “Jantung Al-Qur’an adalah Surah Yāsīn. Tidaklah seseorang membaca Surah Yasin dengan tujuan mengharap Allah dan rumah di akhirat, kecuali Allah mengampuni dosa-dosanya. Bacakanlah Surah Yasin bagi orang orang yang sedang menghadapi kematian di antara kalian!” [1]

Dalam kitab Fathul Qarib al-Mujib ‘ala at-Targhib wa at-Tarhib maksud dari sabda Nabi, “Jantung Al-Qur’an adalah Surah Yasin” ialah Allah SWT menjanjikan orang yang membacanya dengan pahala yang sangat banyak. Pembacaan ini menjadi suatu keutamaan, sebagaimana jantung yang merupakan inti atas seluruh anggota tubuh. Adapun lanjutan dari hadis tersebut, “Bacakanlah Surah Yasin bagi orang-orang yang sedang menghadapi kematian” maksudnya adalah orang yang sedang menghadapi sakaratul maut (al-muḥtaḍarīn). [1]

Sementara di dalam kitab Ḥasyiyah al-Jamal ‘ala Syarḥ al-Manhaj tertulis:

وَأَنْ يُقْرَأَ عِنْدَهُ سُورَةُ يس لِخَبَرِ(اقْرَءُوا عَلَى مَوْتَاكُمْ يس)

Artinya: Dianjurkan untuk membaca Surah Yasin di sisinya, berdasarkan hadis: “Bacakanlah Yasin atas orang-orang yang sedang menghadapi kematian di antara kalian”.[3]

Sepuluh Keberkahan Bagi yang Membaca Surah Yasin

Surah Yasin termasuk surah yang begitu istimewa. Banyak riwayat yang menyinggung tentang keutamaan membacanya, baik dalam kehidupan sehari-hari ataupun ketika menghadapi kesulitan. Salah satunya adalah riwayat dari ‘Ali bin Abi Thalib:

عَنْ عَلَى قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اَقْرَأْ يَسَ، فَإِنَّ فِي يَسَ عَشْرَ بَرَكَاتٍ، مَا قَرَأَهَا جَائِعٌ إِلَّا شَبِعَ، وَمَا قَرَأَهَا ظَمْآنُ إِلَّا رَوِيَ، وَمَا قَرَأَهَا عَارٍ إِلَّا اكْتَسَى، وَمَا قَرَأَهَا عَزَبٍ إِلَّا تَزَوَّجَ، وَمَا قَرَأَهَا خَائِفٌ إِلَّا آمَنَ، وَمَا قَرَأَهَا مَسْجُونٌ إِلَّا خَرَجَ، وَمَا قَرَأَهَا مُسَافِرٌ إِلَّا أُعِينَ عَلَى سَفَرِهِ، وَمَا قَرَأَهَا مَدْيُونٌ إِلَّا قَضَى، وَمَا قَرَأَهَا رَجُلٌ ضَلَّتْ لَهُ ضَالَّةٌ إِلَّا وَجَدَهَا، وَمَا قُرِئَتْ عِندَ مَيِّتٍ إِلَّا خَفَّفَ عَنْهُ.(ابن مردويه)

Dari redaksi tersebut terdapat 10 keberkahan bagi orang yang membacanya:

  1. Orang yang membacanya dalam keadaan laparakan merasa kenyang.
  2. Orang yang membacanya dalam keadaan haus akan merasa palum.
  3. Orang yang membacanya dalam keadaan tidak berpakaian, maka akan berpakaian.
  4. Orang yang akan membacanya dalam keadaan belum menikah akan menikah.
  5. Orang yang membacanya dalam keadaan takut akan menjadi aman.
  6. Orang yang membacanya dalam keadaan dipenjara akan keluar dari penjara.
  7. Orang yang membacanya dalam keadaan berpergian, maka akan ditolong dalam perjalanannya.
  8. Orang yang membacanya dalam keadaan berhutang akan terbebas dari hutangnya.
  9. Orang yang membacanya ketika kehilangan sesuatu akan menukannya kembali.
  10. Bila dibacakan di sisi orang yang meninggal, maka Allah akan meringankannya (dari siksa dan kesulitan). [4]

Faedah kesepuluh dari keberkahan membaca Surah Yasin di atas ialah dapat meringankan beban orang yang sakaratul maut. Beban tersebut bisa berupa keringanan siksa dari segala perbuatan buruk yang telah ia lakukan di dunia atau bahkan kelancaran dalam proses pengambilan ruh dari jasadnya.

Penutup

Pada akhirnya, membacakan Surah Yasin kepada orang yang sedang menghadapi sakaratul maut merupakan salah satu bentuk kasih sayang dan kepedulian yang bernilai amalan kesunnahan. Pembacaan tersebut merupakan ikhtiar untuk orang tersebut, demi memohon kemudahan, ketenangan, dan rahmat Tuhan di saat detik-detik paling menentukan kehidupan manusia. Dengan memahami dasar dan hikmah yang terkandung di dalamnya, harapannya umat manusia bisa mengamalkan tuntutan ini dengan benar dan penuh kesadaran, karena tidak ada yang tahu kapan kematian akan tiba.

Sumber:

[1] Abu Bakar Ahmad ibn al-Husain al-Baihaqi, al-Sunan al-Kubra, ed. by Muhammad Abd al-Qadir Ata (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2003), II, 246.

[2] Hasan bin Ali bin Sulaiman al-Badr al-Fayumi, Fath al-Qarib al-Mujib ‘ala al-Targhib wa al-Tarhib li al-Imam al-Mundziri, ed. by Muhammad Ishaq Muhammad Al Ibrahim (Riyadh: al-Muhaqqiq, 2018), VII.

[3] Sulaiman bin Umar bin Mansur al-Jamal, Futuhat al-Wahhab bi-Tawdih Syarh Manhaj at-Thullab (Hasyiyah al-Jamal ‘ala Syarh al-Manhaj) (Beirut: Darul Fikr), II.

[4] Abd al-Rahman ibn Abi Bakr al-Suyuti, Jami’ al-Ahadits, XXXI.

Bagikan: