Ramadan adalah bulan suci yang dinantikan oleh umat Islam. Dengan berbagai tradisinya, umat Islam di seluruh dunia menyambut bulan ini, karena bulan Ramadan adalah bulan penuh rahmat, bulan diturunkannya al-Qur’an, juga bulan di mana satu di antara sekian malamnya lebih baik dari seribu bulan, hingga umat Islam memperbanyak menunaikan ibadah di bulan ini. Ibadah itu baik secara individual berupa salat sunnah, tadarus al-Qur’an, maupun dengan berdzikir di masjid. Selain itu juga ibadah sosial di momen puasa seperti menyediakan berbuka, menyumbangkan sebagian hartanya ke panti asuhan dan banyak lainnya.

Dengan berbagai dinamikanya, Ramadan selalu indah untuk ditunggu dan dirayakan. Masjid-masjid mulai ramai dipadati umat Islam pada bulan Ramadan adalah salah satu tanda kebahagiaan umat Islam menyambut bulan istimewa ini. Mulai semaraknya lantunan kalam ilahi dari pengeras suara masjid, dan berbagai fenomena lain yang hanya ada pada bulan Ramadan, menandakan bahwa umat Islam selalu bahagia dalam menyambut Ramadan. Bahkan pada awal bulan pun ada saja yang berdoa untuk dapat merasakan Ramadan di tahun berikutnya, padahal Ramadan saat itupun masih panjang, tak lain adalah karena Ramadan selalu indah.

Dengan berbagai fadhilah (keutamaan)nya, marilah kita simak bersama bagaimana Rasulullah menyikapi bulan Ramadan, apa saja amalan Rasulullah yang akan bermanfaat banyak bagi kita, karena Rasulullah adalah suri tauladan yang patut kita contoh, khususnya dalam hal ibadah. Seperti firman Allah SWT:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَ يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَ اللهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ ( ال عمران : 310 )

Artinya : Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku  (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ( Ali Imran : 31 )

Dengan mengikuti Nabi Muhammad, niscaya Allah akan mencintai kita sebagaimana Allah mencintai beliau. Berikut beberapa amalan Rasulullah dalam tradisi Ramadan: