Syamail

Apakah Nabi Bersorban?

rifqi iman salafi Written by rifqi iman salafi · 1 min read
Nabi Muhammad Saw

Majalahnabawi.Com – Perbincangan mengenai Nabi Muhammad saw. selalu menarik, mulai hal-hal yang sangat inti dari manusia pilihan ini seperti apa misi yang ia bawa, hingga hal-hal yang trivial seperti apa masakan favorit, usaha yang ia geluti, hingga pakaian yang sehari-hari ia kenakan. Termasuk Bersorban.

Hal terakhir yang disebut, meski masuk ranah hal-hal yang bukan inti, sering kali mengundang perdebatan. Ada sebagian muslim yang berpendapat bahwa apa-apa yang dipakai Nabi adalah suatu yang dianjurkan bagi umatnya untuk diikuti, bahkan dihukumi sunnah. Namun, di sisi lain, sebagian muslim juga mengatakan bahwa perilaku Nabi yang memakai suatu pakaian harus diambil esensi ajarannya, yakni Nabi selalu bangga mengenakan pakaian adat di mana ia diutus, Jazirah Arab. Kita tak akan berbincang jauh mengenai perdebatan klasik tersebut karena dua-duanya juga bisa bernilai ibadah jika diniatkan untuk menguatkan cinta kepada nabi terakhir itu.

 

Salah satu pakaian wajib bagi lelaki bangsa Arab sewaktu Nabi menyampakian risalah kenabian adalah udeng-udeng atau sorban. Apakah Nabi memakai sorban? Jawabannya iya. Banyak hadis yang merekam bahwa Nabi juga bersorban. Menurut Imam al Tirmizi. dalam karyanya al Syama’il al Muhammadiyah, Nabi kerap sekali memakai sorban berwarna Hitam. Dalam Bab 17 disebutkan ada lima hadis yang menerangkan bahwa Ayah dari Sayyidah Fatimah r.a. itu memakai sorban. Empat hadis di antaranya mewartakan bahwa Nabi Muhammad saw. Memakai sorban berwarna hitam. Hadis pertama yang disebutkan secara eksplisit menyatakan bahwa Nabi memakai surban hitam ketika peristiwa Fathu Makkah (Pembebasan Kota Makkah) pada 630 M/8 H,

 

عَنِ أَبِيْ الزُّبَيْرِ عَنِ جَابِرِ بْنِ عَبْد اللّهِ قَالَ: دخلَ النَّبيُّ صلى الله عليه وسلم مَكَّةَ يومَ الفتحِ وعليْهِ عمامةٌ سوداءُ

 

Artinya:

“Dari Abi Zubair, dari Jabir bin Abdullah ra. Berkata: Nabi Muhammad saw. Masuk Kota Makkah pada hari Penaklukkan (Kota Makkah) sedangkan ia memakai surban hitam. (H.R. al Tirmizi 1735)

Namun, hadis-hadis ini tidak serta-merta membatasi bahwa Rasul hanya memakai surban hitam. Banyak hadis lain yang mewartakan bahwa Nabi juga gemar menggunakan surban kuning, hijau, merah ,dll.

Jadi, Apakah anda berminat memakai sorban untuk menunjukkan kecintaan kepada Nabi?

Written by rifqi iman salafi
Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Santri Darus-Sunnah Ciputat dan Al Hikmah Brebes, Milanisti dan Hooligan. Profile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.