>

Artikel Utama

Pemuda dan Tanggung Jawab Sosial

Avatar Written by Hilya Hasna nabila · 4 min read

Majalahnabawi.com – Indonesia adalah negara yang kaya dan sarat akan kebudayaan yang melekat pada setiap jiwa manusianya, khususnya pada diri para pemudanya. Kebudayaan ini akan selalu menjadi ciri khas yang memiliki nilai estetika yang tak kalah dengan identitas bangsa Indonesia yang lain. Kebudayaan akan terus ada seiring berjalannya waktu jika manusia itu sendiri menghendaki untuk selalu melestarikan budaya tersebut walau ada batasan waktu terus menghimpit.

Perbedaan Waktu Antara Zaman Dahulu dan Sekarang

Waktu yang ada pada zaman sekarang berbeda dengan waktu yang ada pada zaman dahulu karena waktu zaman sekarang akan selalu menemui terobosan baru yang akan merubah hakikat manusia. Perbedaan ini seperti yang kita tahu adalah perbedaan akan teknologi yang terus ada dan baru yang memaksa manusia mempunyai keinginan yang lebih atas segala hal dan berusaha mempunyai kesempatan yang di dalamnya ada keuntungan bagi mereka. Berbeda dengan waktu pada masa lalu mereka akan selalu menerima dan senantiasa melakukan hal tersebut karena yang mereka rasa adalah rasa kesamaan dalam melakukan segala hal. Kesamaan tersebut mendorong mereka tulus dan jujur dalam melakukan segala hal. Berbicara perihal hakikat manusia yaitu  “tidak bisanya manusia hidup tanpa membutuhkan orang lain”. Dapat terlihat dari sisi sifat manusia itu sendiri yaitu selalu ingin bersama dengan orang lain yang dekat dengan mereka atau hanya sekedar teman yang menemani mereka dalam menjalani hidup. Maka, manusia bisa terbilang makhluk yang tidak bisa sendiri karena selalu ingin mendapat perlindungan, kasih sayang, dan juga perhatian dari orang lain.

Fase Kehidupan Manusia di Dunia

Manusiapun akan berusaha agar selalu berada dalam sisi yang tenang dan nyaman. Selain itu, manusia memiliki beberapa fase di mana kehidupannya yaitu fase saat dia berada dalam lindungan orang tuanya yang kita sebut masa kanak-kanak, kemudian fase yang mendorong mereka menemukan jati diri dan keberanian dalam menginovasi segala hal dalam hidupnya yaitu masa remaja mereka. Dan masa mereka sudah punya alur hidup yang teratur dan mandiri, sudah tidak membutuhkan arahan dari orang tuanya lagi yaitu masa kedewasaan. Yang terakhir adalah fase saat manusia sudah mencicipi begitu banyak manis-pahitnya kehidupan yaitu masa tua mereka. Ada fase yang sangat penting bagi manusia yaitu saat manusia akan mencoba menata hidup mereka dengan arahan yang teratur di awal mereka berkembang akan berdampak positif bagi kehidupan mereka nantinya. Fase itu adalah masa remaja mereka, di mana manusia mulai berusaha mencoba hal-hal yang baru dan mulai mencoba berani menampakkan jati diri mereka, maka dari itu pada fase ini dirasa  sangat penting.

Semangat Fase Pemuda

Pemuda dalam hal ini, termasuk ke dalamnya karena hal yang lazim bagi para pemuda untuk melakukan hal yang baru bagi dirinya dan mereka akan menemukan jati diri mereka dengan mengeksplor segala hal yang ada dalam kehidupan mereka. Pada dasarnya seorang pemuda bukan hanya datang dari para remaja akan tetapi seorang dewasapun masuk ke dalamnya karena pemuda tak terikat ke dalam fase di mana mereka berada akan tetapi pemuda lahir dari semangat juang yang ada dalam diri mereka itu sendiri. Jadi, para pemuda didasarkan pada semangat mereka bukan pada fase mereka. Para pemuda akan selalu mempunyai rasa inovatif yang mendorong pada diri mereka, mereka cenderung bosan akan hal yang monoton atau hal yang tidak membawa perubahan. Maka, mereka akan berusaha mencari hal yang baru, hal yang akan merubah alur jalan cerita kehidupan mereka. Para pemudapun akan selalu aktif dalam melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Dan berusaha mencapainya dengan hasil yang memuaskan. Semangat merekapun tak mudah padam dalam mencapai hasil yang mereka inginkan. Pemuda dan Bangsa ini pun dirasa memiliki hal yang mengikat keduanya. Hal tersebut tergambar dalam tahun 45 dimana para pemuda lah yang membebaskan bangsa ini dari jeratan kaum penjajah pada masa itu. Dan para pemudalah yang telah memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia di depan khalayak umum. Dengan semangat juang yang mereka punyai,  mereka berhasil mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Baca Juga:   Sejarah Maulid Yang Terlupakan

Pemuda Pembawa Perubahan Besar

Bapak Proklamator  Indonesia Bung Karno pun telah mengakui bahwa para pemuda akan membawa perubahan besar bagi bangsa Indonesia. Perubahan yang bukan hanya sekedar isapan jempol belaka akan tetapi perubahan nyata yang dibutuhkan bangsa ini demi menjemput kemajuannya. Sebagai contoh lain adalah ketika para mahasiswa berdemo menuntut keadilan bagi rakyat Indonesia, bukan para wirausahawan ataupun bukan para politisi  yang datang akan tetapi para mahasiswa yang datang. Para pemuda yang diwakili mahasiswa akan berusaha mewakili suara rakyat Indonesia. Mereka dengan semangatnya menyuarakan hak-hak dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Mereka tak dimotori oleh lembaga apapun itu murni dari suara hentakan hati mereka yang perhatian akan penderitaan rakyat Indonesia. Karena para mahasiswa datang sebagai rakyat biasa yang mencoba mengetuk para petinggi negara agar mempertimbangkan keputusan mereka demi kemaslahatan bangsa.

Merubah Bangsa Melalui Semangat Pemuda

Sudah bukan hal yang aneh kenapa para pemuda bisa merubah bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi. Itu karena mereka mempunyai semangat juang dan komitmen yang tinggi agar bangsa ini tak jatuh dalam keterpurukan dengan segala masalah yang menimpa negeri ini. Masalah yang ada bagi bangsa Indonesia akan terus bermunculan akan tetapi solusi yang ada pun akan terus menyelingi masalah tersebut. Tak ada masalah yang berujung kebuntuan tanpa adanya solusi kecuali masalah tersebut dipendam dan diabaikan begitu saja. Para pemuda lahir untuk membantu menyelesaikan masalah yang menghambat bangsa Indonesia ini. Mereka berusaha membuat hal baru seperti menciptakan lapangan kerja, mencetak prestasi dalam bidang yang ditekuni, merubah pola pikir masyarakat dengan sosialisasi lewat berbagai media, ataupun memberi terobosan baru berupa gerakan-gerakan keilmuan dan kebudayaan. Mereka ingin memberi tahu pada dunia bahwa mereka akan membantu bangsa lewat berbagai usaha yang mereka lakukan. Mereka berkeyakinan mempunyai tanggungjawab sosial yang tinggi bagi bangsa Indonesia. Mereka menginginkan tanggungjawab sosial yang ada pada masyarakat.

Tanggungjawab Terhadap Bangsa

Tanggungjawab bagi bangsa Indonesia memiliki arti yang luas bisa merupakan tanggungjawab bidang pendidikan, perekonomian, teknologi, keamanan dan lain sebagainya. Akan tetapi, tanggungjawab sosial akan terbatas pada kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang akan berujung pada kepedulian sosial khususnya. Dan para pemuda memiliki cara untuk merealisasikan tanggungjawab sosial tersebut kepada masyarakat umum.

Baca Juga:   Bimbang Mengenakan Jilbab

Budayakan Kerjasama dan Gotong Royong

Seperti sudah disebutkan di atas bahwa Indonesia memiliki kebudayaan yang melekat pada bangsa Indonesia. Salah satu dari kebudayaan itu sendiri adalah masyarakat Indonesia yang selalu bekerja sama dalam melakukan segala hal atau  dalam kata lain bergotong royong.  Masyarakat Indonesia terkenal juga dengan sifat ramah tamahnya kepada setiap orang yang membuat bangsa ini juga disukai banyak orang. Dan dari semua itu, disimpulkan bahwa bangsa Indonesia tak lepas dari sikap gotong royong. Dan hal ini pula yang mendorong kenapa para pemuda dirasa bisa membawa perubahan bagi bangsa karena para pemuda melakukan segala hal dibarengi dengan tekad dan kerjasama yang menuntun kepada kesuksesan. Dengan tekad tersebut para pemuda akan berusaha melakukan tanggung jawab sosial bagi kemajuan bangsa. Kemajuan bangsa Indonesia bukan hanya sekedar tentang perekonomian, atau tekhnologi belaka akan tetapi kemajuan Indonesia juga terletak pada kesejahteraan rakyatnya. Jika rakyatnya sejahtera maka tak memungkinkan akan membawa perubahan. Karena kesejahteraan akan berdampak pada rasa ketenangan dalam diri mereka yang akan membantu mereka melakukan tanggung jawab mereka sebagai warga negara dengan baik. Begitu pula para pemuda mereka akan selalu berkontribusi untuk merealisasikan tanggungjawab sosial bagi bangsa Indonesia. Berangkat dari sila kelima Pancasila mereka mengimplementasikannya lewat perubahan-perubahan yang mereka lakukan. Di tengah masalah Indonesia yang sedang terjadi para pemuda berusaha melakukan gerakan-gerakan sosial yang membantu meringankan beban bangsa Indonesia. Mereka akan selalu membantu sesama yang lebih membutuhkan karena mereka tahu bahwa tanggungjawab ini bukan hanya tertuju pada pemerintah saja akan tetapi tanggungjawab ini juga tertuju bagi segenap rakyat Indonesia.

Sibukkan Diri dengan Hal Positif

Para pemuda ingin melakukan hal yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mereka akan melakukan hal yang akan membantu menyejahterakan kehidupan sosial bangsa Indonesia yang mereka yakini itu sebagai tanggungjawab sosial mereka. Dengan kerjasama dan rasa ingin membantu mereka akan membantu bangsa ini melewati masa-masa sulit. Dan mengapa tanggungjawab ini dirasa paliang tertuju kepada pemuda bukan kepada para kaum tua yang memiki pengalaman yang banyak dan bermacam? jawabannya adalah karena para pemuda memiliki rasa dimana mereka harus melakukan perubahan besar bagi dirinya yang tak terlepas dengan status sosial ataupun jabatan. Mereka mempunyai terobosan baru dalam membawa bangsa ini lebih sejahtera. Dan mereka pun akan selalu bertindak sukarela untuk menunjukkan sifat kepedulian sosial bagi masyarakat umum. Dan  tanggung jawab ini merupakan bukti komitmen mereka terhadap bangsa Indonesia. Bukti kepedulian sosial mereka seperti yang disebutkan di atas adalah adalah seperti: menciptakan lapangan kerja baru, mencetak prestasi dalam bidang yang mereka tekuni, merubah pola pikir masyarakat dengan sosialisasi yang mereka lakukan lewat berbagai media, ataupun memberi terobosan baru berupa gerakan-gerakan keilmuan atau kebudayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.