Connect with us
Klik di sini

Stiker Lafaz Jalalah

[post-views]

Dialog

Stiker Lafaz Jalalah

Pertanyaan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pak Kiai yang terhormat.

Saya memiliki sepeda motor yang rencananya di bagian kepalanya akan saya pasang stiker bertuliskan lafaz Allah atau Bismillahirrahmanirrahim. Hanya saja saya ragu, apakah ini termasuk pelecehan terhadap ayat-ayat al-Quran atau tidak.

Saya tidak bermaksud melecehkan ayat al-Quran, bahkan sebaliknya ingin menunjukkan bahwa saya sangat mencintai islam, dan hal itu saya lakukan untuk ibadah kepada Allah Swt dan menegakkan syariah Islam (berdakwah secara tidak langsung). Bagaimana menurut pak kiai?

Atas jawaban pak Kiai, saya ucapakan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

Selamet Budiman

Bank Bukopin Syariah Bukittinggi

 

Jawaban

Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

Saudara Selamet Budiman yang baik.

Dalam beberapa kitab hadits, seperti Shahih al- Bukhari, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan al-Nasai, Sunan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Hibbban dan al-Mustadrak karya al-Hakim, disebutkan bahwa nabi Muhammad Saw memiliki cincin yang di dalamnya terdapat ukiran kalimat Muhammad Rasul Allah. Tetapi, ketika hendak masuk kamar  kecil beliau melepas cincinnya itu.

 

عّنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ كَانَ اِذَا دَخَلَ الْخَلَاءَ نَزَعَ خَاتَمَهُ (رواه النساءي)

Dari Anas bin Malik: Bila masuk kamar kecil, Rasulullah Saw melepas cincinnya. (HR. Al-Nasa’i)

 

Saudara Selamet.

Dari hadits di atas, para ulama berpendapat, memasang lafaz jalalah (Allah) untuk hiasan dan sebagainya hukumnya boleh. Hanya saja, itu jangan dilakukan di tempat-tempat yang tidak suci, seperti kamar kecil, kamar mandi, tempat sampah dan sebagainya.

Dengan demikian, saudara Selamet boleh saja menempelkan stiker bertuliskan Allah di bagian kepala sepeda motor saudara. Namun, sepeda motor itu jangan sampai saudara letakkan di tempat tidak suci, tempat maksiat dan sebagainya. Mudah-mudahan saudara  Selamet selalu mengingat Allah Swt terutama ketika hendak mengendarai sepeda motor. Dan berdoa kepada Allah Swt agar selalu selamat.

Demikian jawaban kami. Mudah-mudahan bermanfaat. Wa Allah A’lam.

 

Continue Reading
Klik di sini

Media Keilmuan dan Keislaman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Dialog

Klik di sini
Klik di sini

Sering Dibaca

Topik

Arsip

To Top