Dialog

MEMETIK KEBERKAHAN ILMU KIAI DJAZULI PLOSO KEDIRI

MajalahNabawi.com- “Kita harus optimis. Bahtsul masail bisa ditradisikan di pesantren-pesantren Jabodetabek. Dengan sinergi dan kolaborasi antar pengasuh dan pengurus pesantren, keinginan di atas bukan sesuatu yang mustahil.” Demikianlah wejangan KH. Dr. Fuad Thohari, MA., Pembina LBM PCNU Tangsel. Dua hari yang lalu, Kamis 8 April 2021, meskipun hampir dua jam berbincang, waktu terasa singkat. Di tengah obrolan, bait-bait Alfiyah Ibni Malik dan kaidah fiqiyyah meluncur deras dari Ketua Bidang Fatwa MUI DKI Jakarta yang juga alumni Pesantren al-Falah Ploso Kediri Itu.

Sambil kami pamitan pulang, dosen Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengajak melihat bangunan pesantren di belakang rumah. Dengan penuh antusias, Kiai Fuad menyatakan, “Sambil menunggu PCNU Tangsel memiliki gedung sekretariat sendiri, LBM bisa menggunakan salah satu ruangan di sini. Rapat, perumusan, pencarian ibarot, dan koordinasi silakan diagendakan.” Mendengar pernyataan ini, kami segenap pengurus LBM hanya tertunduk dan mengiyakan. Mensyukuri dukungan moril dan materiil yang tak terhingga.

Di tengah perjalanan pulang dari kediaman Kiai Fuad, saya teringat KH. Zainal Abidin, alumni Ploso yang menjadi pengasuh Pesantren Putri Darul Hikmah Ringinangung Kediri. Lima belas tahun lalu, saat mengikuti pengajian Tafsir Jalalain dan Fathul Mu’in, Kiai Zainal senantiasa wasis mengutip bait-bait Alfiyah, al-Amrithi, al-Maqshud, dan al-Ajurumiyah. Membahas Nahwu-Shorof kedua kitab yang diampu tersebut secara detail dan tuntas. Demikian halnya saat diadakan bahtsul masail, Kiai Zainal sering menunggui hingga larut malam hinga dini hari.

Meskipun secara faktual, saya belum nyantri di Ploso, semoga dari Kiai Fuad dan Kiai Zainal, saya bisa mendapat keberkahan Pesantren Ploso. Pesantren yang didirikan oleh Kiai Ahmad Djazuli Ustman (1900-1976). Tokoh yang memiliki petuah bahwa lebih utamanya tarekat menuju Allah Ta’ala adalah tarekat mengajar dan belajar.

Baca Juga:   Ustaz Guru Tugas

Semoga.

Muhammad Hanifuddin, Lc, S.S.I
Dosen di Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences Profile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.